Asuransi Kesehatan Diatas 60 Tahun

Perencanaan Dan Persiapan Menghadapi Masa Pensiun Yang Mudah Disiapkan

Sebagaimana Sudah Banyak dipahami , income (pendapatan) seseorang berdasarkan sumbernya dapat digolongkan dalam 2 kelompok, yaitu:

  1. Aktif income, dan
  2. Pasif income.

Income yang diperoleh dari “menukar” tenaga, waktu, pengetahuan, ketrampilan, atau keahlian dengan uang sebagai upah atau gaji atau fee disebut sebagai aktif income.

Di lain pihak, income (pendapatan) yang diperoleh dari memanfaatkan aset berupa tanah, bangunan, uang, emas, peralatan, untuk menghasilkan uang disebut sebagai pasif income. Contoh pasif income diantaranya; memanfaatkan tanah atau bangunan yang dimiliki untuk disewakan, memanfaatkan tabungan untuk berinvestasi di pasar modal, membeli usaha waralaba, atau memanfaatkan tabungan untuk membuka bisnis sendiri.

Perencanaan Dan Persiapan Menghadapi Masa Pensiun Yang Mudah Disiapkan

Saat berusia produktif (20 – 55 tahun), aktif income memang bisa menjadi andalan sebagai sumber utama income|pendapatan (income)} . Namun saat pensiun, pasif income adalah sumber income yang paling cocok dan manusiawi. Untuk itu cara yang paling tepat untuk menyiapkan masa pensiun bahagia yaitu mulai membuat sumber pasif income secepatnya.

Tulisan ini membagikan 7 sumber income Perencanaan Dan Persiapan Menghadapi Masa Pensiun Yang Mudah Disiapkan untuk pensiun yang tidak tergantung bantuan kerabat. Semoga bermanfaat sebagai sumber referensi dan memotivasi kita untuk persiapan pensiun.

Menabung Tanah Atau Bangunan

Umum dipahami, tanah dan bangunan merupakan aset yang harganya terus meningkat seiring waktu. Maka, menabung tanah atau bangunan sejak muda akan menghasilkan keuntungan berupa meningkatnya nilai “tabungan” ketika dijual saat pensiun.

Selain dapat “dicairkan” saat pensiun, tabungan bangunan atau tabungan juga dapat digunakan untuk menghasilkan income rutin dengan cara menyewakannya. Uang sewa yang didapatkan bisa menjadi sumber pendapatan memenuhi kebutuhan hidup selama pensiun.

Nabung Barang Antik Dan Langka

Hobi terhadap barang antik dan langka dapat juga bermanfaat sebagai salah satu cara untuk menyiapkan sumber income pensiun. Barang-barang langka akan semakin naik nilainya setelah disimpan dalam jangka waktu yang lama. Barang antik yang banyak diminati dapat dijual saat pensiun sebagai salah satu sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama masa pensiun.

Nabung Emas

Emas adalah jenis logam mulia yang harganya terus meningkat setiap tahun, bahkan setiap hari. Sehingga seperti tanah, bangunan, dan barang antik, emas juga cocok untuk dijadikan sumber pasif income pensiun. Emas dapat ”dicairkan ketika pensiun sebagai sumber income dalam rangka memenuhi kebutuhan selama masa pensiun.

Menabung Saham

Saham merupakan surat berharga pasar modal yang juga cenderung naik harganya dalam jangka panjang. Ada pula produk pasar modal lainnya yang juga bisa dibeli untuk “ditabung” seperti saham; yaitu reksadana dan obligasi. Memiliki saham suatu perusahaan berarti ikut jadi pemilik perusahaan tersebut. Dengan demikian, berhak atas keuntungan perusahaan yang umumnya dibagikan satu tahun sekali. Baik potensi kenaikan harga saham dan potensi pembagian keuntungannya, menjadikan saham sebagai sumber pasif income yang bisa mulai disiapkan untuk masa pensiun bahagia .

Merintis Usaha Sendiri

Kalau memiliki saham suatu perusahaan berarti ikut memiliki dan secara pasif menunggu kenaikan nilai saham atau pembagian keuntungannya, sebaliknya merintis usaha sendiri justru artinya aktif berperan dalam mengupayakan peningkatan nilai saham dan keuntungan. Jika dirintis dan diusahakan sejak dini, dalam jangka waktu 10 – 15 tahun hasilnya dapat dinikmati sebagai sumber pasif income yang sangat menjanjikan.

Dalam era digital seperti saat ini, bisnis dapat dikelompokkan dalam 2 kategori besar; yaitu:

Model Usaha Konvensional

Tipe Usaha Konvensional ialah bisnis yang dijalankan dengan tidak memanfaatkan teknologi internet secara maksimal. Bisnis seperti ini adalah tipe bisnis yang paling banyak ditekuni generasi 90-an serta generasi sebelumnya. Bisnis model ini memberi peluang keberhasilan yang besar karena sekitar 120 juta jiwa penduduk Indonesia masih belum aktif ber- internet.

Contoh kategori usaha konvensional diantaranya; pabrik sepatu, peternakan ayam, perkebunan, perikanan, toko sembako, dan Mitra Distributor LPG Non-Subsidi

 

Usaha Digital

Pada dasarnya tipe bisnis digital tidak berbeda dengan kategori bisnis konvensional. Keduanya bertujuan untuk memberikan keuntungan sekaligus menaikkan nilai bisnisnya. Yang membedakan model bisnis digital dengan tipe usaha konvensional pada dasarnya ialah dalam cara mengoperasikannya.

Operasional model usaha digital Semakin dini persiapan pensiun yang dilakukan, semakin besar peluang impian pensiun yang bahagia dan sejahtera dapat diraih.

Semoga bermanfaat!

Add a Comment

You must be logged in to post a comment